ada
9 Oktober 2025, 10:41
Rara

<p class="p1">Setelah menjalani perawatan ortodonti untuk merapikan gigi, kamu memerlukan retainer untuk menjaga gigi agar tetap rapih dan tidak bergeser kembali.</p>
<p class="p1">Namun, masih banyak orang yang menyangka bahwa retainer ini merupakan salah satu jenis perawatan untuk merapikan gigi. Padahal retainer merupakan bagian dari rangkaian perawatan gigi yang digunakan setelah memakai behel atau kawat gigi.</p>
<ul>
<li class="p1"><strong>Baca Juga:</strong> <a href="https://www.passiondentalcare.com/harga-pasang-behel/">Daftar Harga Pasang Behel di Klinik Sesuai dengan Jenisnya</a></li>
</ul>
<p class="p1">Untuk memahami lebih lanjut mengenai peran penting retainer dalam perawatan ortodonti dan jenis-jenis apa saja yang bisa digunakan, Passion Dental Care merangkum informasi lengkapnya di bawah ini.</p>
<h2><strong>Apa Itu Retainer?</strong></h2>
<p class="p1">Retainer merupakan alat khusus yang dibuat sebagai penyangga untuk menjaga posisi gigi pada gusi dan tulang setelah pemakaian behel atau perawatan ortodonti lainnya.</p>
<p class="p1">Retainer merupakan tahapan penting dalam proses merapikan gigi karena pada dasarnya gigi secara natural akan terus bergerak, terutama saat ada aktivitas seperti berbicara ataupun mengunyah.</p>
<p class="p1">Oleh karena itu, relapse atau kembalinya gigi ke posisi awal akan terjadi jika proses penggunaan retainer tidak dilakukan. Retainer digunakan dalam kurun waktu 4 hingga 6 bulan setelah kawat gigi dilepas.</p>
<ul>
<li><strong>Baca Juga:</strong> <a href="https://www.passiondentalcare.com/ini-berbagai-cara-merapikan-gigi-apa-saja/">Apa Saja Cara yang Bisa Dilakukan untuk Merapikan Gigi? Simak Disini!</a></li>
</ul>
<h2><strong>Fungsi Pemakaian Retainer</strong></h2>
<img class="alignnone wp-image-7881 size-full" src="https://www.passiondentalcare.com/wp-content/uploads/2024/01/jenis-retainer-2-01.png" alt="" width="4167" height="2168" />
Retainer adalah alat penyangga yang membantu menjaga posisi gigi setelah behel dilepas. Namun sayangnya penggunaan retainer ini sering diabaikan, padahal retainer memiliki peran penting dalam menjaga hasil perawatan ortodontik.
Berikut merupakan beberapa fungsi utama penggunaan retainer setelah pemasangan behel:
<ol>
<li>Menjaga stabilitas gigi setelah behel dilepas</li>
<li>Mencegah pergeseran gigi ke posisi awal sebelum pemasangan bracket</li>
<li>Menjaga hasil perbaikan gigi selama pemasangan behel</li>
<li>Mempertahankan posisi gigi yang sudah rapih</li>
</ol>
<h2><strong>Jenis - Jenis Retainer</strong></h2>
<p class="p1">Terdapat beberapa jenis retainer yang dapat digunakan, dokter gigi akan memilih retainer yang paling tepat untuk digunakan sesuai dengan kondisi gigi.</p>
<p class="p1">Pasien bisa diberi 1 jenis retainer untuk dipakai, namun bisa juga diberikan 2 jenis retainer sekaligus yang dipakai bergantian untuk menjaga stabilitas gigi lebih maksimal.</p>
<p class="p1">Berikut ini merupakan jenis retainer yang umum digunakan beserta kelebihan dan kekurangannya:</p>
<h3><strong>1. Retainer Tetap atau Permanen</strong></h3>
Jenis retainer ini terbuat dari kawat logam yang dilekatkan pada bagian belakang gigi menggunakan bonding. Retainer tetap atau permanen umumnya ditempatkan di bagian bawah gigi depan untuk mencegah pergeseran gigi.
<ul>
<li><strong>Kelebihan:</strong> Efektif mencegah pergeseran gigi, tidak perlu dilepas dan memerlukan perawatan minimal.</li>
<li><strong>Kekurangan:</strong> Sulit dibersihkan, bisa menimbulkan kesulitan dalam perawatan kebersihan mulut, dan terkadang dapat menyebabkan ketidaknyamanan.</li>
</ul>
<h3><strong>2. Retainer Plastik Transparan</strong></h3>
Dibuat dari bahan plastik transparan yang mirip dengan alat pembuat cetakan gigi. Mudah dilepas dan dipasang sendiri, umumnya digunakan di malam hari.
<ul>
<li><strong>Kelebihan:</strong> Estetis karena transparan, ringan, dan tidak terlalu terlihat. Mudah dilepas dan nyaman dipakai.</li>
<li><strong>Kekurangan:</strong> Cenderung lebih rentan terhadap kerusakan dibandingkan retainer lainnya, dan memerlukan perawatan khusus agar tetap bening dan bersih.</li>
</ul>
<h3><strong>3. Retainer Hawley</strong></h3>
Jenis retainer hawley terbuat dari kawat logam dan akrilik. Hawley memiliki kawat melingkar di sekitar gigi dan akrilik yang menutupi langit-langit mulut. Ini merupakan retainer yang dapat dilepas.
<ul>
<li><strong>Kelebihan:</strong> Tahan lama, dapat disesuaikan, dan mudah diperbaiki jika rusak. Memungkinkan penyesuaian lebih lanjut jika diperlukan.</li>
<li><strong>Kekurangan:</strong> Lebih terlihat daripada retainer clear, mungkin terasa canggung pada awal pemakaian, dan bisa memerlukan penyesuaian untuk kenyamanan maksimal.</li>
</ul>
Pemilihan jenis retainer biasanya tergantung pada kebutuhan dan rekomendasi dari dokter ortodontik. Penting untuk menjaga retainer dengan baik, membersihkannya secara teratur, dan mengikuti petunjuk perawatan yang diberikan oleh dokter.
<ul>
<li><strong>Baca Juga:</strong> <a href="https://www.passiondentalcare.com/pasang-behel-gigi-di-bandung/">Sebelum Pasang Behel Gigi, Kenali Dulu Jenisnya Sesuai Kebutuhan!</a></li>
</ul>
Jangan ragu untuk melakukan konsultasi dan <strong><a href="https://api.whatsapp.com/send/?phone=6282146001500&text=Halo%2C+saya+dapat+informasi+PDC+dari+artikel+website.+Saya+ingin+konsultasi+lebih+lanjut&type=phone_number&app_absent=0">jadwalkan janji</a> temu</strong> dengan dokter gigi di klinik Passion Dental Care.
Artikel Rekomendasi

Pentingnya Klinik Gigi Terdekat
Klinik Gigi Terdekat Dokter Gigi Perawatan Gigi Kesehatan Gigi dan Mulut Klinik Gigi Bandung
Rara ● 17 September 2025

test
Alfin Dwiyanto ● 13 Januari 2026


